Kabar dari Bromo
Page 1 of 2 • Share •
Page 1 of 2 • 1, 2 
Kabar dari Bromo
Bromo Meletus, Kendaraan Evakuasi Disiapkan di Cemorolawang
[You must be registered and logged in to see this image.]
Probolinggo - Tim Tanggap Darurat Bencana menyiapkan truk untuk mengevakuasi warga jika kondisi Gunung Bromo makin memburuk setelah meletus pada Pukul 17.22 Wib.
Tiga truk maupun jip Hardtop disiapkan di Dusun Cemorolawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jumat malam (26/11/2010).
"Kita sudah siap jika sewaktu-waktu ada perintah, ini untuk mengantisipasi jatuhnya korban," kata Kapolres Probolinggo AKBP Zulfikar yang sekaligus menjadi Wakil Ketua II Tim Tanggap Darurat Bencana Bromo.
Untuk sementara kata dia, yang menjadi prioritas adalah penduduk yang tinggal di radius 3 Km dari kawah Bromo. Di Dusun Cemorolawang terdapat 699 jiwa.
"Hardtop milik warga akan membantu mengevakuasi ke lokasi-lokasi yang tak mampu dijangkau truk," kata Zulfikar. Dia memastikan armada yang disiapkan akan mampu melakukan evakuasi.
"Data penduduk sudah kita kantongi. Sosialisasi sejak awal juga sudah termasuk dengan para tokoh warganya," imbuhnya. Evakuasi akan dilakukan jika sudah ada rekomendasi dari yang berwenang.
"Semua sudah ready. Dan jarak aman tetap 3 Km. Lautan pasir harus bersih dari segala kegiatan warga maupun wisatawan," tandas dia.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Bromo Kembali Meletus Pukul 05.09 Wib
[You must be registered and logged in to see this image.]
Probolinggo - Gunung Bromo kembali mengalami letusan minor pada pukul 05.09 WIB. Sebelum meletus disertai gempa vulkanik dangkal 11 kali dengan amplitudo 11-15 milimeter. Sedangkan ketinggian abu diperkirakan antara 600-1.000 meter.
"Gunung Bromo kembali mengalami letusan kecil atau minor pada pukul 05.09 WIB tanpa disertai dentuman. Tapi abu yang dikeluarkan masih disertai keluarnya material vulkanik sehingga abu berwarna abu-abu kehitaman," kata Kepala Bidang Mitigasi Bencana Geologi PVMBG, Gede Suantika kepada detiksurabaya.com di Pos Pengamatan Gunung Bromo di Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Sabtu (27/11/2010).
Kata Gede, dari data seismik mulai pukul 00.00-06.00 WIB terjadi gempa vulkanik dangkal sebanyak 11 kali dan gempa vulkanik dalam 1 kali.
"Aktivitasnya masih mengalami peningkatan. Tapi tidak apa-apa ini bagus bagi perkembangan Bromo. Karena dia tidak menyimpan energi, namun kita tetap memantau terus perkembangannya," imbuhnya.
Selama 24 jam terakhir Bromo mengalami 96 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 17 mm. "Saat terjadi letusan pertama kali, Bromo saat itu sudah mengalami 60 kali gempa vulkanik dangkal," pungkasnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Gunung Bromo hingga pukul 07.15 WIB secara visual masih terpantau terus mengeluarkan asap berwarna abu-abu kehitaman yang mengarah ke barat daya. Sedangkan cuaca di Bromo, mendung-berawan.
sumber
Probolinggo - Gunung Bromo kembali mengalami letusan minor pada pukul 05.09 WIB. Sebelum meletus disertai gempa vulkanik dangkal 11 kali dengan amplitudo 11-15 milimeter. Sedangkan ketinggian abu diperkirakan antara 600-1.000 meter.
"Gunung Bromo kembali mengalami letusan kecil atau minor pada pukul 05.09 WIB tanpa disertai dentuman. Tapi abu yang dikeluarkan masih disertai keluarnya material vulkanik sehingga abu berwarna abu-abu kehitaman," kata Kepala Bidang Mitigasi Bencana Geologi PVMBG, Gede Suantika kepada detiksurabaya.com di Pos Pengamatan Gunung Bromo di Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Sabtu (27/11/2010).
Kata Gede, dari data seismik mulai pukul 00.00-06.00 WIB terjadi gempa vulkanik dangkal sebanyak 11 kali dan gempa vulkanik dalam 1 kali.
"Aktivitasnya masih mengalami peningkatan. Tapi tidak apa-apa ini bagus bagi perkembangan Bromo. Karena dia tidak menyimpan energi, namun kita tetap memantau terus perkembangannya," imbuhnya.
Selama 24 jam terakhir Bromo mengalami 96 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 17 mm. "Saat terjadi letusan pertama kali, Bromo saat itu sudah mengalami 60 kali gempa vulkanik dangkal," pungkasnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Gunung Bromo hingga pukul 07.15 WIB secara visual masih terpantau terus mengeluarkan asap berwarna abu-abu kehitaman yang mengarah ke barat daya. Sedangkan cuaca di Bromo, mendung-berawan.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Re: Kabar dari Bromo
Letusan Bromo Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing
[You must be registered and logged in to see this image.]
Probolinggo - Meletusnya Gunung Bromo ternyata tidak membuat takut para wisatawan mengunjungi gunung yang eksotik tersebut. Justru sejak Gunung Bromo meletus meski letusannya kecil, makin menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Sabtu (27/11/2010) di sekitar wisata Gunung
Bromo, tampak puluhan wisatawan asing dari berbagai negara antusias mengabadikan kepulan asap yang keluar dari kawah Bromo.
Bahkan diantara para wisatawan asing sengaja menginap 4 hari sebelumnya, karena penasaran dengan eksotisme Gunung Bromo saat mengeluarkan abu vulkanik.
Seperti yang dikatakan Tara (29) asal Amsterdam. Dia mengaku sejak ditetapkan status waspada, dirinya sudah berada di sekitar Taman Wisata Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
"Saya di sini sudah 4 hari, hanya untuk menunggu Bromo meletus. Dan itu sudah terjadi serta semuanya terlihat sangat indah," kata perempuan yang sudah fasih berbahasa Indonesia kepada detiksurabaya.com di halaman Hotel Lava View Lodge, Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Hal senada juga diungkapkan Steve (32) asal Belgia. Kedatangannya karena
penasaran dengan karakteristik Gunung Bromo yang berbeda dengan gunung berapi lainnya. "Ini merupakan kedatangan saya yang kesekian kali. Karena ini merupakan gunung terindah nomer tiga bagi saya," ujarnya.
sumber
[You must be registered and logged in to see this image.]
Probolinggo - Meletusnya Gunung Bromo ternyata tidak membuat takut para wisatawan mengunjungi gunung yang eksotik tersebut. Justru sejak Gunung Bromo meletus meski letusannya kecil, makin menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Sabtu (27/11/2010) di sekitar wisata Gunung
Bromo, tampak puluhan wisatawan asing dari berbagai negara antusias mengabadikan kepulan asap yang keluar dari kawah Bromo.
Bahkan diantara para wisatawan asing sengaja menginap 4 hari sebelumnya, karena penasaran dengan eksotisme Gunung Bromo saat mengeluarkan abu vulkanik.
Seperti yang dikatakan Tara (29) asal Amsterdam. Dia mengaku sejak ditetapkan status waspada, dirinya sudah berada di sekitar Taman Wisata Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
"Saya di sini sudah 4 hari, hanya untuk menunggu Bromo meletus. Dan itu sudah terjadi serta semuanya terlihat sangat indah," kata perempuan yang sudah fasih berbahasa Indonesia kepada detiksurabaya.com di halaman Hotel Lava View Lodge, Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Hal senada juga diungkapkan Steve (32) asal Belgia. Kedatangannya karena
penasaran dengan karakteristik Gunung Bromo yang berbeda dengan gunung berapi lainnya. "Ini merupakan kedatangan saya yang kesekian kali. Karena ini merupakan gunung terindah nomer tiga bagi saya," ujarnya.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Re: Kabar dari Bromo
Probolinggo - Abu vulkanik Gunung Bromo mengganggu pesawat terbang saat akan landing di Lanud Abdulrachman Saleh Malang. Hal ini terjadi sejak gunung di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, ini meletus dengan skala minor kemarin petang.
Pada ketinggian 12 ribu hingga 14 ribu meter dari permukaan landasan, pesawat menerobos hembusan debu. Meski begitu belum sampai mengganggu jalur penerbangan.
"Di ketinggian 12 ribu hingga 14 ribu meter, debu menabrak pesawat yang akan datang atau landing," kata Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara TNI AU Abdulracman Saleh, Kolonel (pnb) Novyanto, kepada detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Sabtu (27/11/2010).
Dia menjelaskan, tabrakan pesawat dengan debu vulkanik Gunung Bromo ini terjadi pagi tadi di beberapa maskapai dengan rute penerbangan Jakarta-Malang. "Pesawat yang berangkat tidak terkena, hanya yang datang," jelasnya.
Kondisi ini, kata Novyanto, diketahui dari alat ukur intensitas debu yang dimilikinya. Kendati demikian, dirinya menegaskan, jalur penerbangan masih tetap aman. Karena debu hanya berada di ketinggian itu, di bawah dan di atasnya penerbangan pesawat tidak terganggu. "Jadi masih bisa dihindari," tandasnya.
Novyanto mengaku, pihaknya selaku pemegang otoritas penerbangan di Pangkalan TNI AU Abdulracman Saleh terus melakukan pemantauan terkait dampak debu vulkanik Gunung Bromo.
"Secara terus-menerus kita pantau kondisi landasan, untuk mengantisipasi terganggunya penerbangan akibat debu vulkanik," bebernya.
sumber
Pada ketinggian 12 ribu hingga 14 ribu meter dari permukaan landasan, pesawat menerobos hembusan debu. Meski begitu belum sampai mengganggu jalur penerbangan.
"Di ketinggian 12 ribu hingga 14 ribu meter, debu menabrak pesawat yang akan datang atau landing," kata Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara TNI AU Abdulracman Saleh, Kolonel (pnb) Novyanto, kepada detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Sabtu (27/11/2010).
Dia menjelaskan, tabrakan pesawat dengan debu vulkanik Gunung Bromo ini terjadi pagi tadi di beberapa maskapai dengan rute penerbangan Jakarta-Malang. "Pesawat yang berangkat tidak terkena, hanya yang datang," jelasnya.
Kondisi ini, kata Novyanto, diketahui dari alat ukur intensitas debu yang dimilikinya. Kendati demikian, dirinya menegaskan, jalur penerbangan masih tetap aman. Karena debu hanya berada di ketinggian itu, di bawah dan di atasnya penerbangan pesawat tidak terganggu. "Jadi masih bisa dihindari," tandasnya.
Novyanto mengaku, pihaknya selaku pemegang otoritas penerbangan di Pangkalan TNI AU Abdulracman Saleh terus melakukan pemantauan terkait dampak debu vulkanik Gunung Bromo.
"Secara terus-menerus kita pantau kondisi landasan, untuk mengantisipasi terganggunya penerbangan akibat debu vulkanik," bebernya.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Re: Kabar dari Bromo
wuah,, abu yo iso ngambang yo jebul...
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Thanks .
Ali Masadi
Blog : [You must be registered and logged in to see this link.]
Re: Kabar dari Bromo
alimasadi wrote:wuah,, abu yo iso ngambang yo jebul...
kwkwkkkk,,
iso to li,,,,,
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Re: Kabar dari Bromo
Malang - Seluruh warga Dusun Jarak Ijo Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, berjumlah 469 orang dari 421 KK malam ini dikumpulkan di kediaman Joko Utomo berada di RT 4/RW 1. Tujuannya untuk mensosialisasikan antisipasi bahaya letusan Gunung Bromo.
"Warga kita kumpulkan malam ini juga untuk membagikan masker," kata Kepala Dusun Jarak Ijo Joko Utomo kepada detiksurabaya.com, Sabtu (27/11/2010).
Dalam momen itu, warga juga diimbau mengenakan masker mulai besok saat melakukan aktivitas di luar rumah. Agar hembusan abu vulkanik tiap pagi hari yang mengganggu warga, tidak menyengat pernapasan.
"Kita minta warga, bisa menggunakan masker, bila berada di luar rumah. Sesuai anjuran pak camat kepada kami," kata bapak dua anak ini.
Sementara bentuk sosialisasi diantaranya, lanjut Joko, telah dibuatkan jalur evakuasi menuju Balai Desa Wringinanom berjarak sekitar 15 kilometer arah selatan dari wilayahnya.
Dia menambahkan, warga juga diberitahukan tentang tanda bahaya berupa bunyi kentongan. Bila terjadi letusan hebat yang bisa menjangkau Dusun Jarak Ijo, kentongan akan dibunyikan sebagai tanda warga harus mengungsi. "Rambu-rambu penunjuk arah evakuasi juga telah kita pasang, untuk memudahkan warga mengetahui jalur evakuasi," bebernya.
Selain itu warga juga diimbau untuk tetap waspada tentang bahaya letusan Gunung Bromo berada di sisi timur Dusun Jarak Ijo. "Semua antisipasi kita lakukan agar tidak sampai ada korban jiwa," ujarnya.
Joko menegaskan, khusus di wilayahnya belum terdampak aktivitas Gunung Bromo secara serius. Hanya saja bau menyengat dicium warga tiap pagi hari. Hembusan abu vulkanik selalu terjadi pukul 06.00 WIB selama 15 menit. Saat itu abu vulkanik melintas di wilayahnya yang baunya menyengat mirip bau belerang.
Setelah 15 menit, kondisi kembali normal dan hembusan abu vulkanik bergerak menjauh dari wilayahnya. "Habis itu kabut berganti menyelimuti dusun kami sampai siang hari. Sore kabut kembali menyerang," paparnya.
sumber
"Warga kita kumpulkan malam ini juga untuk membagikan masker," kata Kepala Dusun Jarak Ijo Joko Utomo kepada detiksurabaya.com, Sabtu (27/11/2010).
Dalam momen itu, warga juga diimbau mengenakan masker mulai besok saat melakukan aktivitas di luar rumah. Agar hembusan abu vulkanik tiap pagi hari yang mengganggu warga, tidak menyengat pernapasan.
"Kita minta warga, bisa menggunakan masker, bila berada di luar rumah. Sesuai anjuran pak camat kepada kami," kata bapak dua anak ini.
Sementara bentuk sosialisasi diantaranya, lanjut Joko, telah dibuatkan jalur evakuasi menuju Balai Desa Wringinanom berjarak sekitar 15 kilometer arah selatan dari wilayahnya.
Dia menambahkan, warga juga diberitahukan tentang tanda bahaya berupa bunyi kentongan. Bila terjadi letusan hebat yang bisa menjangkau Dusun Jarak Ijo, kentongan akan dibunyikan sebagai tanda warga harus mengungsi. "Rambu-rambu penunjuk arah evakuasi juga telah kita pasang, untuk memudahkan warga mengetahui jalur evakuasi," bebernya.
Selain itu warga juga diimbau untuk tetap waspada tentang bahaya letusan Gunung Bromo berada di sisi timur Dusun Jarak Ijo. "Semua antisipasi kita lakukan agar tidak sampai ada korban jiwa," ujarnya.
Joko menegaskan, khusus di wilayahnya belum terdampak aktivitas Gunung Bromo secara serius. Hanya saja bau menyengat dicium warga tiap pagi hari. Hembusan abu vulkanik selalu terjadi pukul 06.00 WIB selama 15 menit. Saat itu abu vulkanik melintas di wilayahnya yang baunya menyengat mirip bau belerang.
Setelah 15 menit, kondisi kembali normal dan hembusan abu vulkanik bergerak menjauh dari wilayahnya. "Habis itu kabut berganti menyelimuti dusun kami sampai siang hari. Sore kabut kembali menyerang," paparnya.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Jarak Pandang 3 Km
Malang - Abu vulkanik Gunung Bromo menurunkan jarak pandang bagi penerbangan di Pangkalan udara (Lanud) TNI AU Abdulracman Saleh Malang. Jarak pandang saat ini 3 kilometer, tapi masih aman untuk penerbangan.
"Secara visual abu telah menurunkan jarak pandang, jadi 3 kilometer. Abu juga melapisi landasan pacu, tapi masih tipis," ujar Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI AU Abdulracman Saleh Kolonel (pnb) Novyanto kepada detiksurabaya.com, Minggu (28/11/2010) pagi.
Kondisi itu, kata dia, masih aman untuk penerbangan. Karena jarak pandang masih 3
kilometer. Jika di bawah itu, maka secara visual penerbangan akan terganggu. "Standartnya di bawah 3 kilometer itu berbahaya bagi penerbangan. Sampai detik ini
belum ada perubahan, masih 3 kilometer," tegasnya.
Selain menggunakan alat ukur intensitas debu yang dimiliki, Lanud Abdulracman Saleh akan menambah cara lain guna mengetahui ketebalan debu di landasan pacu. Dengan membentangkan kertas karton hari ini.
Tujuannya, untuk mengetahui ketebalan abu yang melapisi landasan terhitung sejak pagi ini. "Kita akan beber kertas karton di landasan pacu, agar tahu berapa ketebalan debu sejak cuaca cerah hingga siang nanti. Hasilnya akan kita bandingkan dengan kondisi jarak pandang," tuturnya.
Hasil pengamatan itu, akan menjadi acuan Lanud Abdulracman Saleh untuk menentukan
keamanan penerbangan di wilayahnya. "Secara teori, hasil ketebalan debu kita bandingkan dengan jarak pandang. Hal itu akan menjadi acuan kami," ujarnya.
Dia berharap cuaca tidak berubah sampai siang nanti, agar tidak mengganggu proses
pengamatan visual dan ketebalan debu. "Cuaca sampai kini belum berubah. Baik tekanan
angin, kelembaban udara, dan temperatur suhu. Semoga ini terjadi sampai siang. Agar
hasil pengamatan kami maksimal," tandasnya.
Terpisah Kepala Distrik Sriwijaya Air, M. Yusri menuturkan, jadwal penerbangan
Malang-Jakarta dan sebaliknya masih berjalan normal. Pihaknya terus memantau
perkembangan terkini kondisi landasan melalui koordinasi dengan Pangkalan Udara TNI
AU Abdulracman Saleh selaku pemegang otoritas penerbangan.
"Penerbangan masih dinyatakan tetap aman, jadwal penerbangan kami datang dari Jakarta pagi, siang, dan sore membawa penumpang sebanyak 375 pack, sedangkan dari Malang sebanyak 360 pack," ungkap Yusril.
sumber
"Secara visual abu telah menurunkan jarak pandang, jadi 3 kilometer. Abu juga melapisi landasan pacu, tapi masih tipis," ujar Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI AU Abdulracman Saleh Kolonel (pnb) Novyanto kepada detiksurabaya.com, Minggu (28/11/2010) pagi.
Kondisi itu, kata dia, masih aman untuk penerbangan. Karena jarak pandang masih 3
kilometer. Jika di bawah itu, maka secara visual penerbangan akan terganggu. "Standartnya di bawah 3 kilometer itu berbahaya bagi penerbangan. Sampai detik ini
belum ada perubahan, masih 3 kilometer," tegasnya.
Selain menggunakan alat ukur intensitas debu yang dimiliki, Lanud Abdulracman Saleh akan menambah cara lain guna mengetahui ketebalan debu di landasan pacu. Dengan membentangkan kertas karton hari ini.
Tujuannya, untuk mengetahui ketebalan abu yang melapisi landasan terhitung sejak pagi ini. "Kita akan beber kertas karton di landasan pacu, agar tahu berapa ketebalan debu sejak cuaca cerah hingga siang nanti. Hasilnya akan kita bandingkan dengan kondisi jarak pandang," tuturnya.
Hasil pengamatan itu, akan menjadi acuan Lanud Abdulracman Saleh untuk menentukan
keamanan penerbangan di wilayahnya. "Secara teori, hasil ketebalan debu kita bandingkan dengan jarak pandang. Hal itu akan menjadi acuan kami," ujarnya.
Dia berharap cuaca tidak berubah sampai siang nanti, agar tidak mengganggu proses
pengamatan visual dan ketebalan debu. "Cuaca sampai kini belum berubah. Baik tekanan
angin, kelembaban udara, dan temperatur suhu. Semoga ini terjadi sampai siang. Agar
hasil pengamatan kami maksimal," tandasnya.
Terpisah Kepala Distrik Sriwijaya Air, M. Yusri menuturkan, jadwal penerbangan
Malang-Jakarta dan sebaliknya masih berjalan normal. Pihaknya terus memantau
perkembangan terkini kondisi landasan melalui koordinasi dengan Pangkalan Udara TNI
AU Abdulracman Saleh selaku pemegang otoritas penerbangan.
"Penerbangan masih dinyatakan tetap aman, jadwal penerbangan kami datang dari Jakarta pagi, siang, dan sore membawa penumpang sebanyak 375 pack, sedangkan dari Malang sebanyak 360 pack," ungkap Yusril.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Re: Kabar dari Bromo
Probolinggo - Mengantisipasi kondisi terburuk, polisi menyiapkan petugas untuk mengevakuasi warga. Selain itu juga menyiapkan polisi wisata yang dikhususkan bagi wisatawan.
"Tujuannya agar cara berkomunikasinya lancar sehingga tidak menghambat jika
terjadi kondisi terburuk saat melakukan evakuasi," kata Kapolres Probolinggo, AKBP Zulfikar kepada wartawan di Kantor Taman Wisata Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Cemorolawang, Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Sabtu (27/11/2010).
Zulfikar menambahkan, pos polisi wisata diperuntukkan untuk melakukan sosialisasi dan melakukan pendataan. "Polisi wisata ini juga melakukan pendataan wisatawan asing sehingga memudahkan proses evakuasi saat kondisinya memburuk," imbuhnya.
Seiring makin tingginya aktivitas Gunung Bromo, Tim Tanggap Darurat menambah
jumlah personel pengamanan baik TNI maupun Polri. Bila sebelumnya jumlah polisi yang bersiaga sebanyak 100 petugas, akan ditambah menjadi 25 orang. Sedangkan dari TNI ditambah menjadi 30 prajurit, sehingga totalnya 130.
Sementara Dandim 0820 Probolinggo kembali mengimbau kepada warga agar tetap
tenang jika nanti saat dilakukan evakuasi. "Jika nanti saat kondisi terburuk dan harus dilakukan evakuasi, maka dalam prosesnya kita minta warga tetap tenang. Tetap kedepankan faktor keselamatan," harapnya.
sumber
"Tujuannya agar cara berkomunikasinya lancar sehingga tidak menghambat jika
terjadi kondisi terburuk saat melakukan evakuasi," kata Kapolres Probolinggo, AKBP Zulfikar kepada wartawan di Kantor Taman Wisata Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Cemorolawang, Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Sabtu (27/11/2010).
Zulfikar menambahkan, pos polisi wisata diperuntukkan untuk melakukan sosialisasi dan melakukan pendataan. "Polisi wisata ini juga melakukan pendataan wisatawan asing sehingga memudahkan proses evakuasi saat kondisinya memburuk," imbuhnya.
Seiring makin tingginya aktivitas Gunung Bromo, Tim Tanggap Darurat menambah
jumlah personel pengamanan baik TNI maupun Polri. Bila sebelumnya jumlah polisi yang bersiaga sebanyak 100 petugas, akan ditambah menjadi 25 orang. Sedangkan dari TNI ditambah menjadi 30 prajurit, sehingga totalnya 130.
Sementara Dandim 0820 Probolinggo kembali mengimbau kepada warga agar tetap
tenang jika nanti saat dilakukan evakuasi. "Jika nanti saat kondisi terburuk dan harus dilakukan evakuasi, maka dalam prosesnya kita minta warga tetap tenang. Tetap kedepankan faktor keselamatan," harapnya.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Erupsi Gunung Bromo Cenderung Meningkat
[You must be registered and logged in to see this image.]
Probolinggo - Erupsi Gunung Bromo kembali mengalami peningkatan. Asap sulfatura tebal berwarna gelap terus keluar dari puncak kawah mengarah ke barat daya Kabupaten Malang.
Kepala Bidang Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gede Swantika, saat ditemui di pos pantau Gunung Bromo, Minggu (28/11/2010) mengatakan bahwa ketinggian asap semakin meningkat serta kapasitas luapan semakin besar.
"Hari pertama luapan asap hanya setinggi 400 meter, sementara hari kedua sudah menacapai 700 meter dan hari ketiga saat ini mencapai 1.000 meter lebih. Untuk ketebalan sebagai besar karena teremor terus menerus," ujar Gede Swantika.
Lebih lanjut Gede Swantika mengatakan imbas dari terus meningkatnya erupsi menyebabkan penyebaran hujan abu semakin meluas.
Data terakhir menyebutkan bahwa mulai pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB telah terjadi 8 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 30 - 40 mm. Selain itu, gempa tremor juga terus menerus terjadi dengan amplitudo 7 - 32 mm.
Erupsi itu sendiri, kata Gede, lebih baik daripada jika Bromo meletus sekali tetapi dahsyat. Gede mengaku tidak tahu kapan erupsi tersbeut akan berakhir. Dengan terus adanya erupsi, maka status Bromo masih tetap awas.
Sementara itu pengamanan diseluruh akses masuk kawasan kaldera (lautan pasir) di
tingkatkan dengan penjagaan TNI dan Polri. Hal ini dilakukan karena masih banyak warga yang menerobos masuk ke kawasan tersebut.
sumber
Probolinggo - Erupsi Gunung Bromo kembali mengalami peningkatan. Asap sulfatura tebal berwarna gelap terus keluar dari puncak kawah mengarah ke barat daya Kabupaten Malang.
Kepala Bidang Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gede Swantika, saat ditemui di pos pantau Gunung Bromo, Minggu (28/11/2010) mengatakan bahwa ketinggian asap semakin meningkat serta kapasitas luapan semakin besar.
"Hari pertama luapan asap hanya setinggi 400 meter, sementara hari kedua sudah menacapai 700 meter dan hari ketiga saat ini mencapai 1.000 meter lebih. Untuk ketebalan sebagai besar karena teremor terus menerus," ujar Gede Swantika.
Lebih lanjut Gede Swantika mengatakan imbas dari terus meningkatnya erupsi menyebabkan penyebaran hujan abu semakin meluas.
Data terakhir menyebutkan bahwa mulai pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB telah terjadi 8 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 30 - 40 mm. Selain itu, gempa tremor juga terus menerus terjadi dengan amplitudo 7 - 32 mm.
Erupsi itu sendiri, kata Gede, lebih baik daripada jika Bromo meletus sekali tetapi dahsyat. Gede mengaku tidak tahu kapan erupsi tersbeut akan berakhir. Dengan terus adanya erupsi, maka status Bromo masih tetap awas.
Sementara itu pengamanan diseluruh akses masuk kawasan kaldera (lautan pasir) di
tingkatkan dengan penjagaan TNI dan Polri. Hal ini dilakukan karena masih banyak warga yang menerobos masuk ke kawasan tersebut.
sumber
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Page 1 of 2 • 1, 2 
Similar topics» Kabar dari Bromo
» Iconia, Laptop Dua Layar dari Acer
» Dua Pantangan agar Selamat dari Wedhus Gembel
» Pelihara Dari Azab Neraka
» skim gaji dh yang lebih rendah dari guru sekolah, matrikulasi n institut perguruan
» Iconia, Laptop Dua Layar dari Acer
» Dua Pantangan agar Selamat dari Wedhus Gembel
» Pelihara Dari Azab Neraka
» skim gaji dh yang lebih rendah dari guru sekolah, matrikulasi n institut perguruan
Page 1 of 2
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum

» Avira Antivir Premium 10 Plus License Key Valid Until 25 Desember 2012
» Konsultasi repair handphone
» a fake seria number di IDM
» PC Media Antivirus (PCMAV) 2.0b Valkyrie
» Website Murah Berkualitas
» bisnis oke...
» Absensi Harian Member
» Bisnis Online
» Internet Korsel Masih Terbaik & Tercepat di Dunia